Selasa, 15 Januari 2013

Selebtwit, Pujanggatwit: @zarryhendrik

Proyek #30HariMenulisSuratCinta oleh @poscinta, hari kedua.


Mendapat tema "menulis surat cinta untuk selebtwit yang menginspirasi" membuat aku, pemilik akun blog ini, sempat bingung menentukan siapa selebtwit yang akan  aku pilih. Namamu, entah mengapa, aku pilih. Padahal, memilih nama Zarry Hendrik sama saja dengan berusaha menulis untuk yang lebih mampu menulis.

Aku memang mengenalmu karena tahu dari orang lain. Berawal dari melihat kutipan teman-temanku akan kata-katamu, aku kemudian membuka tulisan-tulisanmu yang ternyata memang ... wah ... piawai sekali kamu mengguratkan kata demi kata, menjadi kalimat manis dan pahit. Guratan yang menggambarkan isi pemilik hati, baik itu kamu sendiri atau siapa pun. Kata-kata yang dengan jalangnya berhasil memukau mereka yang hampir mati atau kemudian hidup lagi karena rasa ber-title kasih dan sayang. Hasil pemikiranmu tampaknya selalu memilik tempat sendiri di hati yang bertasbih pada-Nya karena anugerah bernama cinta. Memberi warna, baik hitam maupun merah. 

Kembali lagi, menulis untukmu sama saja dengan mempersembahkan makanan seekor semut kepada seekor pejantan parkit yang pandai berkicau nyaring. Tapi, aku bisa berkata bahwa kamu memang sudah menginspirasi. Membuat aku sadar bahwa istilah cinta memang tidak akan pernah habis dibicarakan. Membuat aku yakin bahwa sejauh apa pun kita pergi menaiki mesin waktu, kelemahan sekaligus kekuatan akibat cinta itu tak pernah usang karena memang Tuhan menghendaki kita merasakannya sebagai media pendewasaan diri. 

Terima kasih Zarry atas kata-katanya yang telah menguatkan sekaligus melemahkan tiap hati yang ada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar