Senin, 05 September 2011

Mudik Part 3

Lebaran yang pada awalnya dijadwalkan jatuh pada hari selasa, tentu saja membuat suasana kampung udah siap menerima euforia lebaran, termasuk tutupnya pasar dan beberapa toko. Sialnya, kakak gue butuh beberapa bahan mentah tambahan gara-gara sayur ketupat yang dimasak sehari sebelumnya basi. Untungnya, kakak ipar gue berhasil nemuin bahan-bahan yang dibutuhkan. Singkat cerita, sore itu kami kembali ke dapur. Berharap semoga lebaran gak ditunda lagi. Malamnya, suasana menjelang lebaran benar-benar kerasa. Gue malah sempet mikir "ini malam takbiran atau tahun baru ya?" karena tumben-tumbennya banyak banget yang ngidupin kembang api dan petasan. Jadi, malam itu adalah pertemuan antara suara takbir + kembang api+ petasan + pawai keliling. Gue sempet jalan-jalan dengan kakak gue dengan motornya sambil ngeliatin ramenya warga kampung gue yang jalan-jalan malam itu. Dan... gue bakal kangen banget sama suasana itu. Mungkin baru setahun kemudian gue akan nemuin suasana yang sama. Suasana yang dipenuhi keantusiasan warga kampung gue dalam menyambut Idul Fitri :)


To Be Continued...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar